MEDAN, BERSAMA
Penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan tengah mendalami penyelidikan kasus perampokan truk milik pengusaha ekspedisi dari Jakarta yang terjadi di Kec. Medan Johor, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.
Dalam perkara perampokan itu penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap korban (pelapor) Zulham Panjaitan untuk dimintai keterangannya bersama sejumlah saksi.
“Harapan saya agar truk yang dirampok itu dikembalikan karena tidak ada hubungannya dengan kasus yang dilaporkan pihak terlapor,” ujar korban Zulham usai menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polrestabes Medan, Kamis (07/05/2026).
Ia menjelaskan, truk miliknya yang dirampok itu karena ada miskomunikasi antara sopir. Pun begitu pengusaha tersebut menyerahkan seluruh permasalahan itu kepada proses hukum.
“Akibat peristiwa ini saya mengalami kerugian sebab truk yang dirampok itu masih tahap cicilan kredit,” jelasnya didampingi kuasa hukum Leo Situmorang dan Muhammad Riau.
Sementara itu, Leo Situmorang, menyampaikan agar Sat Reskrim Polrestabes Medan untuk segera menuntaskan laporan perampokan truk milik Zulham Panjaitan tersebut.
“Ini adalah pemeriksaan pertama terhadap pelapor klien saya. Kepada penyidik kami menyerahkan kelengkapan bukti surat kepemilikan truk yang dirampok itu,” katanya seraya menyebutkan, kasus perampokan berawal dari dua sopir yang menjadi korban penipuan dan penggelapan.
Muhammad Riau menambahkan, pemeriksaan terhadap korban (pelapor) yang dilakukan penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan berjalan sangat profesional.
“Kita menyampaikan apresiasi kepada Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan yang telah mengantensikan kasus perampokan truk tersebut,” terangnya.
Sebelumnya, Ketua Forum Batak Intelektual (FBI), Leo Situmorang, mengapresiasi Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Rizky Lubis yang telah mengantensikan kasus perampokan terhadap sopir truk asal Jakarta.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan Kasat Reskrim AKBP Adrian Rizky Lubis karena sangat transparan menangani perkara yang dialami Moga Imanuel Sirait dan Dani sopir asal Jakarta. Semoga pelakunya segera ditangkap,” ungkapnya, Selasa (05/05/2026) malam. (HB-03)