<span;>LUBUK PAKAM, BERSAMA
<span;>Hanya dua kepala dinas di jajaran Pemkab Deli Serdang yang bisa selamat tidak tersentuh mutasi sejak Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan dua priode sampai ke jaman ponakannya Bupati Deli Serdang sekarang ini dr Asriludin Tambunan.
<span;>Pertama Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Ir Janso Sipahutar dan yang kedua adalah Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru), Rahmadsyah, ST.
<span;>Kedua pejabat yang memegang kendali proyek pembangunan ini, disebut-sebut sebagai titipan bupati sebelumnya, karena mereka sangat setia dan mampu menjaga kerahasian bahkan “pasang badan” melindungi bupati dari OTT sekalipun.
<span;>Walaupun terjadi mutasi besar-besaran yang sering dilakukan oleh Bupati Asriludin Tambunan terhadap pejabat eselon dua,di Pemkab Deli Serdang, Kadis yang dua ini tidak tersentuh mutasi, karena itu tadi, ditakuti, mereka ini bisa buka mulut membongkar jaringan fee proyek yang mengalir.
<span;>Sementara itu ada pula pejabat yang sudah berkali-kali tergusur selama bupati sekarang ini, seperti Kurnia Boloni Sinaga dan Kristin Br Siagian.
<span;>Banyak pihak menduga Rahmadsyah ST Kadis Cikataru terguling dalam kasus peralihan asset PTPN II kepada PT Citra Land yang menyeret nama H Ashari Tambunan mantan bupati Deli Serdang ke dalam kasus tersebut.
<span;>Kadis Cikataru Rahmadsyah ST disebut-sebut ikut masuk di pusara kasus tersebut. Bahkan sebagian besar anggota DPRD Deli Serdang periode lalu ikut terseret dalam kasus tersebut, terduga ikut menerima fee dari peralihan status asset PTPN II itu.
<span;>Nama Rahmadsyah juga disebut-sebut oleh anggota DPRD Deli Serdang dalam kasus proyek luncuran Deli Serdang tahun 2025 lalu sebesar Rp.45 milyar lebih.
<span;>Demikian juga dalam penyertaan modal Rp150 milyar kepada BUMD Tirta Deli yang tidak memiliki dasar hukum apapun. Dia juga terduga banyak menerima uang dari rekanan dengan janji proyek.
<span;>Kadis SDABMBK Ir Janso Sipahutar juga tidak terkena mutasi karena banyak “memegang” rahasia dan sebagai sumber finansial atasan.
<span;>Kadis dan kepala badan lain di jajaran Pemkab Deli Serdang, sangat ingin seperti Janso Sipahutar dan Rahmadsyah tidak tersentuh mutasi. Banyak juga pejabat eselon dua dipaksa mundur, atau dipecat seperti Suryadi Aritonang, David Efrata Tarigan dan Kurnia Boloni Sinaga.
<span;>Banyak ASN Pemkab Deli Serdang mengaku akan “bakar kemenyan” jika bupati kena OTT. Puluhan ASN memilih pindah dari Deli Serdang. Ada ke Binjai, Medan, Tapteng.
<span;>Kembali mengenai realisasi proyek-proyek Deli Serdang tahun lalu itu tidak berkualitas. Jalan kabupaten banyak rusak berat tidak diperbaiki karena dulu banyak pendukung Cabup yang kalah di daerah itu. ASN banyak dinonjobkan, dipindahkan karena dicurigai pendukung Cabup lain. (HB-01)