Alamakk…Ngeri Kali Bahh..!! Rakyat Merana Diterjang Banjir, Bupati Deli Serdang tidak Kelihatan..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - November 28, 2025
Alamakk…Ngeri Kali Bahh..!! Rakyat Merana Diterjang Banjir, Bupati Deli Serdang tidak Kelihatan..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

LUBUK PAKAM, BERSAMA

Ketika Kab. Deli Serdang dihantam banjir besar, Bupati dr Asril udin Tambunan tidak kelihatan batang hidungnya yang tampak hanya Wakil Bupati Lomlom Suwondo SS sendirian turun ke lokasi. Masyarakat mempertanyakan keberadaan Bupati dr Asril udin Tambunan.

Tokoh masyarakat Melayu Deli Serdang Drs H Erwin Pelos juga mengaku heran kenapa bupati tidak mau turun ke lapangan meninjau situasi yang begitu mencekam.

Biasanya Bupati dr Asri Ludin Tambunan suka “berjemur” ke kecamatan. Tapi tiba saat masyarakat diterpa bencana besar begini, kok tidak kelihatan. Padahal pada saat seperti ini masyarakat butuh perhatian dan bantuan.

Seperti diketahui beberapa kecamatan di Kab. Deli Serdang direndam banjir, seperti Kec. Patumbak, Batang Kuis, Percut Sei. Tuan, Tg. Morawa, Pantai Labu, Sunggal, Hamparan Perak dan di daerah dataran tinggi diterjang tanah Longsor, Sibolangit, STM Hilir, STM Hulu, Gunung Meriah.

Drs H Erwin Pelos Tokoh Masyarakat Melayu yang juga mantan camat dan tokoh oleh raga Deli Serdang ini mengaku sangat kecewa berat atas sikap Bupati dr Asri Ludin Tambunan yang tidak menyediakan waktu untuk masyarakat yang ditimpa musibah ini.

Meski ada wakil bupati, tapi seharusnya seorang bupati hadir di saat masyarakat ditimpa musibah. Erwin juga sangat prihatin aktifitas penambangan galian C illegal dibiarkan di beberapa kecamatan, demikian juga perambahan hutan di daerah dataran tinggi.

Menurut Erwin Pelos, seharusnya bupati menyediakan alokasi anggaran pengawasan untuk menjaga kelestarian alam, dan mengeluarkan larangan penebangan pohon di kawasan hutan yang berpotensi longsor, serta menertibkan penambangan liar yang sangat marak di Deli Serdang. Penambangan liar tidak terkendali di dalam sungai dan di daratan.

Erwin mengingatkan semasa dia sebagai camat, bupati mengeluarkan instruksi kepada para camat tetap menjaga pelestarian alam. Karena hampir semua sungai yang melintasi Medan berasal dari Deli Serdang. Jika tidak diawasi serius, sewaktu-waktu Kota Medan bisa tenggelam dilanda banjir.

Salah satu yang harus diawasi adalah hutan kawasan Sibolangit dan Kuta Limbaru diusahai secara liar oleh warga yang mengakibatkan hutan Tahura itu rusak.

DPRD Deli Serdang juga harus ikut berperan membantu menjaga kelestarian alam ini. Tapi menurut Erwin, kalangan DPRD bagai lupa diri setelah duduki kursi dewan, tidak menaruh perhatian terhadap lingkungan sekitar. (HB-01)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini