Instruksi Bupati Deli Serdang “Dikangkangi”..!! Longsor di Desa Penen: Warga Desa Lain Gotong Royong…Eee…Kades Penen tidak Tampak Batang Hidungnya..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - November 29, 2025
Instruksi Bupati Deli Serdang “Dikangkangi”..!! Longsor di Desa Penen: Warga Desa Lain Gotong Royong…Eee…Kades Penen tidak Tampak Batang Hidungnya..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

DELI SERDANG, BERSAMA

Diduga akibat kurang mendapat perhatian warga setempat, khususnya dari Kepala Desa Penen Gunanta Tarigan, masyarakat dari Desa Mardingding Julu, Dusun Pamah dan Pernangenen Desa Penungkiren, datang ke Desa Penen, Kec. Sibiru-biru, Kab. Deli Serdang, guna membersihkan badan jalan yang menghubungkan Desa Penen menuju Bandar Baru yang tertimbun longsor.

Tanpa ada yang mengomandoi, puluhan masyarakat dari tiga desa tersebut secara bergotong royong membersihkan tumpukan tanah bercampur lumpur dan batu serta pohon kayu dari badan jalan menggunakan peralatan seperti cangkul dan mesin chainsaw, Jumat (28/11/2025).

Ironisnya, meski jarak titik longsor diperkirakan hanya berjarak sekira 250 meter dari pemukiman, namun menurut warga, Kepala Desa Penen, Gunanta Tarigan tidak pernah mendatangi lokasi longsor, apalagi mengarahkan warganya untuk bersama-sama membuka akses jalan yang tertimbun.

“Kami sangat kecewa karena Kades kurang respon terhadap bencana ini. Seharusnya masyarakat diarahkan untuk melakukan gotong royong setidaknya agar bisa dilalui sepedamotor, agar aktifitas warga tidak terganggu. Ini batang hidungnya pun tidak pernah terlihat di lokasi,” ujar salah satu warga.

Sejumlah warga menilai, sejak Kepala Desa Penen dijabat Gunanta Tarigan, desa tersebut makin bobrok. Salah satunya tidak pernah menggalakkan warganya untuk melakukan gotongroyong.

Kepala Desa Gunanta Tarigan pun dituding tidak mau melaksanakan perintah bupati Deli Serdang agar semua aparat harus tanggap atas bencana alam yang menimpa Deli Serdang.

Masyarakat sangat kecewa dan mengutuk keras sikap Kades Penen tersebut. Menurut warga Desa Penen, Kades Gunanta Tarigan tidak perduli dengan kegiatan apapun di desanya.

Desa Penen sangat jauh tertinggal dari desa sekitarnya. Instruksi Bupati Deli Serdang agar tanggap dalam mengatasi bencana alam yang baru terjadi, tidak dilakukannya.

Penggunaan ADD di Desa Penen pun dia bermain sendiri. Bahkan membayarkan tagihan proyek ADD ditangani isteri Kades sementara bendahara proyek tidak dilibatkan.

Kami sudah mengadu beberapa kali kepada bupati Deli Serdang tapi tidak ditanggapi, kata mereka.

“Ada Inspektorat turun ke desa itu tapi mereka makan bersama di warung nasi sambil tertawa,” tambah warga kecewa. (HB-01/HB-04)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini