DELI SERDANG, BERSAMA
Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, terbilang “sakti”. Instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Nawacita untuk memberantas judi dan Narkoba diabaikan. Bahkan tongkat komando Kapolri “dipatahkan”. Ngeri bahh..!!
Lihat saja kondisi terkini di Kec. Sibiru-biru, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara. Judi dan Narkoba kembali merajalela sampai ke pelosok desa.
Dulu, semasa Kombes Irsan Sinuhaji menjabat Kapolresta Deli Serdang, judi dan Narkoba di Sibiru-biru yang dikenal dengan sebutan Kolombia, dibabat habis.
Kombes Irsan Sinuhaji sampai turun ke lokasi. Gubuk-gubuk tempat mengonsumsi Narkoba diruntuhkan lalu dibakar. Para pelaku Narkoba juga ditangkapi dan diproses hukum.
Tapi, sejak Kombes Pol Hendria Lesmana menjabat Kapolresta Deli Serdang, judi tebak angka, mesin tembak ikan dan Narkoba kembali tumbuh subur.
Anehnya, Polresta Deli Serdang pun seolah tak peduli. Sampai saat ini belum pernah terdengar kabar penggerebekan seperti yang dilakukan Kapolrestabes Medan terhadap sarang judi dan Narkoba di Jermal 15.
Hal ini pun mengundang reaksi negatif dari masyarakat khususnya ibu-ibu. Kaum hawa ini resah dan takut anak cucu mereka rusak gara-gara merajalelanya judi dan Narkoba di desanya.

Kombes Irsan Sinuhaji turun langsung ke gubuk-gubuk tempat mengonsumsi sabu-sabu di Kolombia made in Sibiru-biru, kala menjabat sebagai Kapolresta Deli Serdang.
“Pokoknya sejak Kapolres yang sekarang ini, Narkoba dan judi kembali marak. Jauh berbeda ketika jaman Pak Kombes Irsan Sinuhaji menjabat Kapolresta Deli Serdang,” kata seorang ibu, Senin (19/01/2026).
“Tengok aja di kuburan Cina Pasar 9 Sibiru-biru, bebas kali memakai Narkoba. Sangkin ramainya sudah mirip pasar malam,” tambah wanita berkulit sawo matang ini.
Wanita berambut lurus ini pun membeberkan nama-nama pengedar sabu-sabu di Desa Sibiru-biru, Selamat dan Sidodadi, yaitu Sup, Lor dan NS. Sedangkan pemasok sabunya adalah SB.
Sedangkan untuk bandar lokal judi tebak angka seperti Toto Gelap (Togel), Sidney dan Hongkong berinisial MB, LMB dan MTRI. Ketiganya disebut-sebut “berlindung” di bawah “bendera” Bos Judi Aseng Kayu agar tidak ditangkap polisi.
Semua desa di Kec. Sibiru-biru sudah “dijajah” dengan judi tebak angka. Di antaranya Desa Kuala Dekah, Namo Tualang, Mbaruai, Kutomulio, Sibiru-biru, Rumah Gerat, Sarilaba, Sidodadi, Sidomulyo, Peria-ria dan Penen.
Sementara itu, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, yang dikonfirmasi terkait hal itu diam seribu bahasa. (TIM)