Setelah Diberitakan..!! Polisi Tangkap Penyabu di Kolombia Made in Sibiru-biru Deli Serdang, Warga: Terima Kasih Pak Kabid Humas Polda Sumut..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Januari 22, 2026
Setelah Diberitakan..!! Polisi Tangkap Penyabu di Kolombia Made in Sibiru-biru Deli Serdang, Warga: Terima Kasih Pak Kabid Humas Polda Sumut..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

MEDAN, BERSAMA

Setelah diberitakan media ini, Polsek Sibiru-biru menggerebek sarang Narkoba Kolombia made in Sibiru-biru, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara dan menangkap seorang pemain sabu-sabu. Sebelumnya beredar video tersangka ini sedang nyabu dan viral.

Penggerebekan tersebut tidak terlepas dari Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, yang meneruskan video nyabu tersebut kepada Kapolresta Deli Serdang.

Kombes Ferry Walintukan menegaskan, tidak ada toleransi sedikit pun bagi pelaku Narkoba.

“Tidak ada toleransi terhadap Narkoba dan judi. Kita akan tindak secepat mungkin. Video ini akan saya teruskan ke Kapolresta Deli Serdang untuk ditindak,” tegas Kombes Ferry, Selasa (20/1/2025) singkat.

Warga pun berterima kasih kepada Kombes Ferry Walintukan yang begitu peduli dengan pemberantasan Narkoba khususnya sabu-sabu di Kolombia made in Sibiru-biru.

Dalam video yang beredar berdurasi kurang dari satu menit itu, terlihat dua orang pria sedang menghisap sabu-sabu dari bong (alat isap sabu) berlokasi di Desa Sidodadi, Kec. Sibiru-biru, Kab. Deli Serdang.

Satu orang pria berbaju kaos warna kuning dan topi warna biru terlihat sedang membakar sabu yang telah dimasukkan ke dalam kaca lalu menghisapnya.

Sementara satu orang laki-laki lainnya yang menggunakan kaos warna hitam dan celana jeans pendek, terlihat sedang mengambil bubuk sabu pakai pipet untuk digunakan.

Video ini pun lantas viral. Berbagai komentar miring masyarakat menyoroti kinerja kepolisian. Warga membandingkan kala Kapolresta Deli Serdang dijabat Irsan Sinuhaji, lokasi Kolombia made in Sibiru-biru itu pernah diratakan. Gubuk-gubuk tempat menghisap sabu dirobohkan. Sebahagian ada yang dibakar.

“Kami baru merasakan kenyamanan ketika Pak Irsan Sinuhaji menjabat Kapolres Deli Serdang. Beliau langsung turun ke tengah masyarakat Desa Selamat dan Sidodadi mendatangi gubuk-gubuk narkoba lalu meruntuhkannya. Sosok polisi seperti itu yang sudah sangat lama diidam-idamkan masyarakat,” ungkap seorang warga Desa Selamat yang diamini warga lainnya.

Tapi sekarang, sambung warga, setelah Kombes Irsan Sinuhaji tak lagi menjabat Kapolresta Deli Serdang, Narkoba dan judi kembali merajalela di Kolombia made in Sibiru-biru.

Sayangnya, Kapolresta Deli Serdang yang sekarang menjabat dinilai warga tidak berani seperti Kombes Irsan Sinuhaji.

Berdasarkan keterangan warga, Husen adalah pengesar ganja di perumahan Asabri dan Gelora pengedar sabu-sabu. Gelora merupakan kaki tangan SB seorang bandar besar sabu-sabu yang pernah ditangkap Polresta Deli Serdang pada 2018. SB kini telah bebas usai menjalani hukuman dan kembali bermain Narkoba.

Kepala Desa Selamat, Bahrun, membenarkan sejak SB bebas usai menjalani tahanan dalam kasus sabu-sabu, peredaran Narkoba di desanya kembali merajalela.

“Orang-orang menyebut SB sebagai presiden Kolombia made in Sibiru-biru. Nama “Kolombia” itu diambil dari nama negara Kolombia yang terkenal di dunia dengan Narkobanya,” kata Bahrun, Senin (19/01/2026).

Sedangkan untuk bandar lokal judi tebak angka seperti Toto Gelap (Togel), Sidney dan Hongkong berinisial MB, LMB dan MTRI. Ketiganya disebut-sebut “berlindung” di bawah “bendera” Bos Judi Aseng Kayu agar tidak ditangkap polisi.

Semua desa di Kec. Sibiru-biru sudah “dijajah” dengan judi tebak angka. Di antaranya Desa Kuala Dekah, Namo Tualang, Mbaruai, Kutomulio, Sibiru-biru, Rumah Gerat, Sarilaba, Sidodadi, Sidomulyo, Peria-ria dan Penen. (HB-03)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini