DELI SERDANG, BERSAMA
Entah ajian apa yang digunakan M Taufik Tanjung sehingga mata bupati Deli Serdang dan pejabatnya menjadi “buta” tidak melihat “kebobrokan” kinerjanya.
Eks Kasek SDN 108076 Tanjung Selamat, Kec. Percut Sei Tuan, ini pun kembali dilantik sebagai Kasek SDN 107404 Sumberejo Timur dalam rotasi baru-baru ini. Padahal kondisi sekolah lamanya mirip “kandang kambing”.
Kini “anak emas” bupati Deli Serdang itu kembali buat “ulah”. Baru saja menjabat sebagai Kasek SDN 107404 Sumberejo Timur, M Taufik Tanjung terduga “melarikan” dana BOS Tahap I SDN 108076 Tanjung Selamat tempat dia sebelumnya menjabat Kasek. Amangoiii..!!
Sekedar informasi, M Taufik dalam LPj Dana BOS Tahun 2025 menyebutkan, SDN 108076 Tanjung Selamat menerima dana BOS Rp79.179.600 dengan jumlah murid 87 orang.
Dana BOS itu sebahagian dianggarakan untuk sarana dan prasarana sekolah Rp11.450.000 (Tahap I dan II). Namun, fakta di lapangan kondisi sekolah “mirip kandang kambing.
Kaca jendela yang rusak tidak diganti melainkan ditutup pakai papan. Begitu juga dengan plafon banyak yang jebol tapi dibiarlan begitu saja. Lalu, dana BOS untuk sarana dan prasarana Rp 11.450.000 kemana..??
Kondisi ini pun membuat Direktur Eksekutif Lumbung Amanat Rakyat Sumatera Utara (LARaS) Sumatera Utara, Firdaus Tanjung, buka suara.
Ditemui kru harianbersama.com di Medan, Minggu (15/03/2026) Firdaus mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan korupsi dana BOS di SDN 108076 Tanjung Selamat.
“Kita prihatin melihat kondisi gedung sekolah itu. Padahal untuk sarana dan prasarana telah dianggarkan dari dana BOS. Ini yang perlu diungkap penegak hukum, kemana dana itu,” ujarnya.
Dia juga mendesak Bupati Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan agar mencopot M Taufik Tanjung dari jabatan Kasek.
“Kalau benar dana BOS Tahap I telah “dilarikan” Tufik Tanjung, berarti dia telah “mengangkangi” instruksi bupati. Ini sama dengan melempar tahi ke wajah bupati,” tandasnya.
M Taufik Tanjung yang coba dikonfirmasi kru harianbersama.com melalui WhatsApp, Senin (16/03/2026) tidak memberikan keterangan.
Rahma Purna yang baru menjabat sebagai Kasek SDN 108076 Tanjung Selamat saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis malam (12/03/2026) tidak bersedia berkomentar.
” Saya gak mau lah berkomentar tentang masalah dana yang diduga dibawa kepala sekolah yang lama. Nanti beresiko pada saya,” sebutnya. (HB-06)