MEDAN, BERSAMA
Sejumlah warga mulai meragukan komitmen Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam memberantas judi dan Narkoba di wilayah hukumnya.
Kala baru menjabat, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak langsung “meratakan” markas judi dan Narkoba yang terkenal di Jermal 15, Medan. Lokasi itu berulang kali digerebek. Masyarakat pun salut dan “angkat topi” kala itu.
Tapi, sikap Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak sekarang mulai diragukan sejumlah warga. Khususnya yang berdiam di sekitar lokasi judi dan Narkoba.
Seperti yang terjadi di Pasar VII, Jln Patumbak-Talun Kenas, Kec. Patumbak, Kab. Deli Serdang, yang masih wilayah hukum Polsek Patumbak.
Pantauan di lokasi, Selasa (24/03/2026) lapak judi serba ada di belakang warung “Pa Kulit” sangat ramai dikunjungi para penjudi.
Mobil-mobil mewah banyak parkir di samping dan depan warung “Pa Kulit”. Begitu juga dengan sepeda motor menumpuk parkir di belakang warung tersebut
Dari informasi yang diperoleh di lokasi, para pemain judi itu berdatangan dari berbagai daerah. Ada dari Tiga Juhar Kec. STM Hulu, Talun Kenas Kec. STM Hilir, Sibiru-biru, Namorambe, Deli Tua, Medan, Pancur Batu, Tanah Karo dan lainnya.
Keberadaan lapak judi serba ada yang menyediakan judi dadu putar, mesin tembak ikan, Togel, leng bahkan Narkoba itu, menurut warga di sana bermarga Tambunan, Tarigan dan Barus sudah berlangsung bertahun-tahun.
Dan selama itu pula polisi tidak pernah menangkap pemain judi. Konon pula bandar dan pemilik lahan lapak judi tersebut. Setiap harinya mereka diperkirakan meraup untung sampai puluhan juta rupiah.
Tambunan, Tarigan dan Barus pun berharap Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak bertindak adil dengan “meratakan” lapak judi serba ada di belakang warung “Pa Kulit” tersebut.
“Jangan sampai masyarakat berpraduga Kapolrestabes Medan pilih tebang. Jermal 15 “diratakan” tapi lapak judi Patumbak “dibiarkan”. Ini kan menambah imej buruk jadinya. Dan kita tidak ingin Putra Batak yang saat ini menjabat Kapolrestabes Medan mendapat citra buruk,” kata Tambunan, Tarigan dan Barus.
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak yang dikonfirmasi kru harianbersama.com melalui WhatsApp, kemarin, diam seribu bahasa. Kecurigaan warga pun semakin menguat. (RED)