MEDAN, BERSAMA
Lapak judi serba ada di belakang warung “Pa Kulit” di Jln Patumbak-Talun Kenas, Pasar VII, Kec. Patumbak, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, masih mulus beroperasi, Rabu (25/03/2026). Para penjudi tumplek memadati lokasi sehingga mirip pasar malam.
Pantauan di lokasi, para pejudi terus memadati lokasi yang sudah beroperasi bertahun-tahun itu. Mereka datang menggunakan mobil-mobil mewah.

Para penjudi dari berbagai daerah berdesak-desakan memasang taruhan uang di dadu putar di lapak judi serba ada.
Tidak sedikit pula yang datang menggunakan sepeda motor. Pemandangan seperti ini terlihat setiap hari. Mereka saling beradu nasib di lapak judi serba ada tersebut. Ada yang untung tapi banyak juga yang buntung.
Sementara itu Polsek Patumbak sepertinya “impoten”. Pun lapak judi serba ada itu sudah beroperasi bertahun-tahun, belum pernah terdengar kabar aparat penegak hukum itu menangkap pemain, pemilik lapak maupuh bandar judinya.
Padahal, kalau saja polisi serius, menangkap penjudi berikut pemilik lapak maupun bandar judi bukanlah hal yang sulit. Sebab, menangkap pelaku kriminal yang melarikan diri ke pelosok pedesaan l di luar provinsi saja mereka mampu. Konon pula yang ada “di depan mata”.
Tapi faktanya tidak. Boro-boro menangkap penjudi, pemilik lahan dan bandarnya, aparat penegak hukum itu kala mendatangi lokasi malah mirip “pemain sinetron”.
Bagaimana tidak. Polsek Patumbak pernah datang setelah lapak judi serba ada dikosongkan lebih dahulu. Lalu mereka “memainkan peran” dengan memoto-poto dan viresdeo sebagai laporan ke atasannya bahwa mereka telah bekerja.
Tak jauh beda dengan Polrestabes Medan. Kala baru menjabat, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dengan garangnya “membabat habis” sarang judi dan Narkoba di Jermal 15, Medan.
Tindakan tegas Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak itu pun mendapat apresiasi dari masyarakat luas. Sebab selama ini entah sudah berapa kali Kapolretabes Medan berganti tapi Jermal 15 tak “tersentuh”.
Sayangnya, kegarangan itu tidak berlaku sama dengan lokasi lainnya. Padahal sama-sama di wilayah hukum Polrestabes Medan. Sampai saat ini markas judi dan Narkoba serba ada di belakang warung “Pa Kulit” masih mulus beroperasi.
Sikap Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak ini pun menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat. Bahkan saat dikonfirmasi kru media ini melalui WhatsApp, kemarin, Kapolrestabes Medan bungkam. (RED)