MALAYSIA, BERSAMA
Ratusan calon penumpang maskapai penerbangan Air Asia nomor penerbangan QZ 105 tujuan Bandara Kualanamu Deli Serdang Medan jadi “gelandangan” selama puluhan jam dan terpaksa tidur di ruang tunggu di Bandara P. Pinang (Malaysia) sejak Selasa (24/03/2026) karena pesawat delay berkali- kali.
Sementara pihak penerbangan hanya memberikan sebotol air mineral serta sepotong roti, pengganti kekecewaan calon penumpang. Tidak ada yang berani protes keras, kecuali marah sejenak.
Jika hal seperti ini terjadi di Indonesia, sudah terjadi keributan luar biasa bahkan bisa anarkis, kata calon penumpng yang sudah letih menunggu puluhan jam.
Dijadwalkan penerbangan Selasa pukul 22.10 waktu Malaysia tapi dinyatakan akan berangkat Rabu (25/03/2026) pukul 08.20. Calon penumpang mengaku letih menanti pemberangkatan yang tidak jelas ini.
Maskapai tidak ada memberikan apapun kecuali sepotong roti untuk sarapan. Biasanya jika terjadi delay selama puluhan jam, pihak maskapai wajib mengganti biaya hotel.
Karena mengganti biaya terbang dengan penerbangan lain tidak mungkin mengingat tidak ada lagi pesawat lain tujuan Kualanamu.
Calon penumpang mengatakan ini merupakan penipuan yang mengakibatkan kekecewaan luar biasa. Akhir-akhir maskapai pernerbangn Air Asia banyak mengecewakan akibat seringnya terjadi delay, seolah perusahaan tidak memiliki tanggung jawab dan beban moralitas apapun.
Terlebih pada rute ini banyak sekali calon penumpang yang menderita sakit dan ingin berobat ke Penang maupun Kuala Lumpur.
Penundaan jadwal penerbangan banyak sekali menimbulkan kerugian bagi calon penumpang, tapi hal ini dianggap sepele oleh perusahaan penerbangan.
Penerbangan Air Asia Kuala Namu ke Kuala Lumpur, Senin (23/03/2026) nomor penerbangan QZ 0123 yang dijadwalkan pukul 07.00 WIB juga delay selama 8 jam. Gila benar. (HB-02)