DELI SERDANG, BERSAMA
Entah apa yang terjadi dengan dunia pendidikan di Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara. Kepala sekolah yang berkinerja “bobrok” tetap dipilih menjabat dalam rotasi baru-baru ini.
Celakanya lagi, sejumlah kepala sekolah disebut-sebut turut “melarikan” dana BOS sekolah lama ke sekolahnya yang barunya sehingga rakyat pun “gigit jari” melihat kinerja pelayannya ini. Ngerii..!!
Contohnya adalah M Taufik Tanjung eks Kasek SDN 108076 Tanjung Selamat yang kini menjabat Kasek SDN 107404 Sambirejo Timur, Kec. Percut Sei Tuan.
Sekitar dua tahun M Taufik Tanjung menjabat Kasek, tapi kondisi sekolah mirip “kandang kambing”. Padahal sekolah itu setiap tahun mendapatkan dana BOS dari pemerintah.
Gilanya lagi, pun berkinerja buruk tapi dia tetap diberi jabatan Kasek dalam rotasi baru-baru ini. Entah apa yang dilihat pejabat teras Pemkab Deli Serdang sehingga tetap memilihnya sebagai Kasek.
Beredar kabar M Taufik Tanjung telah berjasa bak “pahlawan” kepada Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan alias Aci, sehingga terpilih sebagai bupati di Pilkada lalu.
Terduga “besar kepala” dan merasa “di atas angin” karena menganggap memiliki “andil besar” memenangkan dr Asri Ludin Tambunan, M Taufik Tanjung pun disebut-sebut “melarikan” dana BOS sekolah lama ke sekolah barunya.
Rupanya “jejak buruk” M Taufik Tanjung ini ada yang mengikuti. Entah siapa “guru” dan entah siapa “murid”, sesama Kasek ini dikabarkan juga “melarikan” dana BOS.
Adalah Heppy Siregar eks Kasek SDN 101770 Tembung yang kini menjabat Kasek SDN 101771 Tembung yang disebut-sebut ikut “melarikan” dana BOS dari sekolah lama ke sekolah baru. Dana BOS yang ditinggalkan hanya untuk pembayaran guru honor.
“Ia bang, dana BOS SDN 101770 Tembung “dilarikan” ke sekolah baru tempat Heppy Siregar menjabat sekarang,” ungkap seorang bendahara SDN yang ada di Kec. Percut Sei Tuan, kepada kru harianbersama.com di Bank Sumut Kantor Cabang Tembung, baru-baru ini.
Namun, Kasek Heppy Siregar yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (26/03/2026) membantah informasi tersebut.
“Maaf pak, berita itu tidak benar,” katanya yang tak lama kemudian dihapusnya kembali. Kasek SDN 101770 Tembung yang baru Rahmawati Daulay saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis sore (26/03/2026) juga membantah.
“Kepala Sekolah ada meninggal dana BOS di sekolah ini dan hari ini dilakukan pengecatan pagar depan,” ujarnya tanpa mau menyebutkan nominal dana BOS yang ditinggalkan Kasek lama Heppy Siregar.
Sementara itu Kadis Pendidikan Deli Serdang, Suparno, yang dikonfirmasi kru harianbersama.com melalui WhatsApp, Selasa (25/03/2026) menyatakan akan menindaklanjuti semua temuan di sekolah tersebut.
“Segera kita tindaklanjuti sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Kasek segera dipanggil untuk diperiksa. Kalau ditemukan kejanggalan akan diproses sesuai hukum,” katanya. (HB-06)