DELI SERDANG, BERSAMA
Kepedulian dan rasa sosial yang tinggi dari pengusaha PT Key Key Cahaya Gemilang dan Baktina memang patut diacungi jempol.
Kala longsor menerjang 8 rumah dan menimbun 6 warga di Desa Sembahe, Kec. Sibolangit, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa malam (07/04/2026) ke dua pengusaha ini langsung mengerahkan trado, alat berat dan ambulance untuk evakuasi korban. Pemerintah pun kalah cepat dari mereka. Luar biasaa..!!
Malam itu suasana mencekam benar-benar menyelimuti lokasi longsor di Sembahe. Hujan yang tak kunjung berhenti menambah horor situasi. Apa lagi longsor susulan setiap saat bisa terjadi.
Tapi, situasi menyeramkan itu tidak berlaku bagi operator alat berat yang satu ini. Dia tidak peduli walau nyawanya setiap saat bisa dijemput malaikat maut.
Perlahan namun pasti, sang operator terus menggerakkan “tangan-tangan besi” untuk “mencakar” tanah longsor yang menimbun rumah warga berikut isinya.
Pun penerangan sangat minim, sang operator tak peduli. Selain mengingat instruksi sang pimpinan yaitu pengusaha PT Key Key Cahaya Gemilang untuk membantu evakuasi, rasa sosial sang operator juga sangat tinggi.
Baginya, membantu dan menolong orang yang sedang kesusahan bukan untuk mengejar prestasi, tapi kebanggaan bagi diri sendiri.
Malam itu mata tajam sang operator benar-benar diuji. Sampai pukul 01.30 WIB, dia terus bekerja penuh kehati-hatian. Dia tidak ingin “tangan besi” yang digerakkannya malah mencabik tubuh warga yang ikut tertimbun longsor.
Pun Tuhan yang menentukan manusia selamat atau tidak, tapi sang operator masih berharap bisa menolong korban dalam keadaan hidup. Sebuah harapan yang mulia di tengah hebatnya bencana yang melanda.
Kehadiran alat berat dan ambulance milik dua pengusaha kontraktor itu pun mendapat apresiasi dari warga Desa Sembahe.
T Tarigan yang berada di lokasi bencana sampai dini hari memuji kepedulian dan rasa sosial ke dua pengusaha itu.
“Berkatnya bantuan alat berat ekskavator dan ambulance dari ke dua perusahaan itu, para korban akhirnya berhasil ditemukan dan dibawa ke RS di Pancur Batu,” ujar T Tarigan.
Walau pun para korban yang ditemukan sudah meninghal dunia, namun Tarigan tetap berterima kasih.
“Saya pribadi sekaligus mewakili masyarakat Sembahe mengucapkan terima kasih. Semoga ke dua perusahaan itu semakin sukses agar terus dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
Dia juga menyampaikan duka yang mendalam atas insiden bencana yang menelan korban jiwa. “Semoga semua korban ditempatkan di tempat yang paling indah di surga,” katanya dengan mata berkaca-kaca. (HB-03)