LUBUK PAKAM, BERSAMA
Tanpa kordinasi dan sosialisasi Pemkab Deliserdang membongkar penutup parit di Pasar 3 Kec. Lubuk Pakam. Akibatnya para pedagang merugi karena pembeli tidak bisa lagi masuk ke Ruko tempat mereka berjualan.
Spontan puluhan pedagang itu mendatangi kantor DPRD Deliserdang, Rabu (28/01/2026). Mereka juga terlihat membawa poster bertuliskan “Bupati Arogan” dan “Kami Butuh Bantuan Wakil Rakyat DPRD DS”.
Para pedagang menumpahkan keluh kesah terkait pembongkaran parit di depan lokasi usaha mereka oleh Pemkab Deliserdang. Pembongkaran ini disebut pedagang tanpa sosialisasi dan hasil pekerjaan sangat semrawut.
Selain sampah yang tidak diangkut juga membuat jalan menjadi menyempit. Para pedagang menyebut pengerjaan pembongkaran parit dilakukan sejak, Selasa (27/01/2026).
“Mananya dewan ini, keluar kalian. Dimananya kalian,” kata salah satu pedagang perempuan saat di kantor dewan.
Saat itu petugas keamanan juga sudah tidak bisa berbuat banyak. Pedagang tampak tidak tenang dan saling berbicara satu sama lain.
“Kami datang untuk minta penjelasan dari anggota dewan sebagai wakil rakyat. Kenapa penutup parit dibuka tanpa pemberitahuan. Kami tanya petugas kebersihan katanya untuk membersihkan parit. Kami lihat itu tidak dibersihkan,” ungkap salah satu pedagang Boru Purba.
Boru Purba dan rekannya ingin mempertanyakan apa sebenarnya tujuan penutup parit dibongkar. Kalau memang untuk membersihkan parit kenapa dibongkar semua. Dampaknya akses mereka untuk jalan pun tidak ada.
“Efeknya payah kami jalan, pembeli kami pun tidak bisa masuk ke dalam. Kami sewa ruko, bukan murah sewanya. Kemarin Disperindag bilang sudah bisa disambung rukonya. Kalau akses pun enggak ada, apa artinya kami sewa ruko mahal-mahal,” kata Boru Purba.
Pedagang di Pasar 3 Lubuk Pakam ini juga dikenal sebagai pedagang di sekitaran Delimas Plaza Lubuk Pakam. Saat ini mereka sudah terpisah dengan pedagang yang sebelumnya ada di dalam area Pasar Delimas.
Hal ini lantaran Pemkab sudah menutup Pasar Delimas dan merelokasi seluruh pedagang ke Pasar Bakaran Batu, Lubuk Pakam.
Tidak lama mencari-cari dewan dan berkoar-koar di dalam gedung, mereka pun bertemu dengan anggota Fraksi PDI Perjuangan, Indra Silaban dan Anggota DPRD Deliserdang dari PPP Tengku Sofyan.
Saat itu para pedagang meminta agar mereka diperjuangkan. Sebab Indra Silaban mereka kenal sebagai anggota dewan dari Dapil 1 meliputi Kec. Lubuk Pakam.
“Supaya lebih jelas kita ke pasar saja langsung. Ayok kita ke sana sama-sama,” kata Indra.
Indra dan Tengku Sofyan pun meninjau lokasi. Saat itu langsung pedagang mengerumuni Indra dan Tengku.
Dialog dengan Satpol PP pun sempat dilakukan Indra dan Tengku di lokasi. Mereka meminta jangan dulu ada pembongkaran kembali karena masalah ini akan dibawa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang instansi terkait. (HB-01)