Gawat Kali Bahh..!! Bupati Deli Serdang tidak Perduli Jalan Rusak..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - April 4, 2026
Gawat Kali Bahh..!! Bupati Deli Serdang tidak Perduli Jalan Rusak..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

DELI SERDANG, BERSAMA

Sejak bupati Deli Serdang dijabat dr Asri Ludin Tambunan alias Aci, kondisi jalan kabupaten penghubung antar kecamatan di daerah dataran tinggi terkesan diabaikan dan dibiarkan rusak parah. Sementara di daerah perkotaan diaspal hot mix.

Ada pilih kasih antara masyarakat desa dan masyarakat kota, kata masyarakat Desa Penen, Jumat (03/04/2026).

Padahal kami masyarakat desa berjuang keras untuk membantu masyarakat kota. Kami tulang punggung pembangunan sektor pangan, katanya. Jadi Bupati Aci jangan sebelah mata memandang masyarakat desa, katanya.

Dia memberikan contoh jalan penghubung pada ruas jalan Sibirubiru ke Penen sepanjang sekitar 5 Km, dibiarkan hancur, sulit dilalui.

Dulu jalan ini sangat mulus pada era Bupati Ashari Tambunan. Tapi dihancurkan oleh truck truck pengangkut batu yang dioperasikan PT WIKA untuk proyek PSN Bendungan Lau Simemei.

Menurut informasi yang sampai di kuping masyarakat, jalan rusak tersebut akan di hotmix kembali seperti semula oleh PT WIKA.

Faktanya jalan dibiarkan saja. Atau ada permainan kotor antara Bupati Deli Serdang dengan PT WIKA, sehingga jalan itu dibiarkan hancur lebur.

Ribuan masyarakat pengguna jalan tersebut mengeluh karena tidak ada angkutan umum atau angkot yang melayani kebutuhan perekonomian.

Masih menurut masyarakat, biasanya Bupati Deli Serdang mengalokasikan dana pemeliharaan jalan kabupaten puluhan milyar. Masyarakat curiga dana pemeliharaan jalan kabupaten sudah dikorupsi oleh pejabat Pemkab.

Biasanya pembabatan semak belukar pada kiri kanan jalan kabupaten dilakukan setahun dua kali. Awal Bupati Aci menjabat pembersihan bahu jalan Talapeta ke Penen dan Sibiru-biru ke Penen rutin dilaksanakan. Sekarang ini bagai hutan, semak belukar menutupi badan jalan.

Akibatnya sering terjadi kecelakaan, kata mereka. Lihat saja badan jalan Desa Talapeta ke Penen persis di Desa Talapeta, bukan lagi seperti kubangan kerbau tapi bagai kubangan gajah.

Lucunya, badan jalan yang rusak parah di pangkal jembatan yang baru dibangun di Desa Talapeta, langsung ditutup setelah disiarkan harianbersama.com, tambah mereka.

Tapi kubangan gajah jarak 100 meter dari jembatan, dibiarkan sampai sekarang. Kadis PU Deli Serdang patut dipertanyakan, mungkin bupati tidak mengetahui badan jalan hancur ini.

Kepala Dinas Deli Serdang patut dievaluasi kinerjanya. Boleh jadi permintaan komisi dari pemborong terlalu besar, sehingga kualitas pembangunan fisik di Deli Serdang cepat hancur. (HB-01)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini