Digerebek Poldasu..!! Belasan Alat Berat dan 7 Orang Diamankan dari Tambang Emas Ilegal di Madina..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Maret 3, 2026
Digerebek Poldasu..!! Belasan Alat Berat dan 7 Orang Diamankan dari Tambang Emas Ilegal di Madina..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

MADINA, BERSAMA

Masih ingat tragedi Binjai Berdarah..?? Kala itu anggota TNI dan polisi/Brimob terlibat adu pelor. Banyak korban tewas termasuk warga sipil.

Peristiwa serupa pun nyaris terulang kembali. Cuma kali ini berlokasi di Kec. Siabu, Kab Mandailing Natal (Madina).

Petugas Ditreskrimsus dan Brimob Polda Sumut yang menggerebek tambang emas ilegal dan mengamankan 14 unit alat berat, Senin (02/03/2026) dihadang sekitar 12 orang pria berpakaian preman disebut-sebut anggota Deninteldam I/BB.

Mereka ngotot ingin “merebut” kembali belasan alat berat yang selama ini digunakan menambang emas ilegal. Tapi polisi juga ngotot mempertahankan barang bukti kejahatan berikut 7 orang pekerja tersebut.

Situasi pun tegang. Suasana sempat memanas. Ke dua belah pihak saling ngotot. Untung saja tragedi Binjai Berdarah tidak terulang. Pria-pria berambut cepak berbadan tegap itu akhirnya mundur teratur.

Awalnya, personil Ditreskrimsus dan Brimob Polda Sumut mengamankan 2 alat berat yang diduga akan dibawa masuk ke 2 titik tambang ilegal yang ada di
Desa Muara Batang Angkola dan Huta Godang Muda, Kec. Siabu, Kab. Madina.

Setelah sampai ke lokasi penambangan emas ilegal di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) wilayah KPH 8, Kab. Madina, petugas kembali mengamankan 12 unit alat berat yang sedang beroperasi “mengobok-obok” kawasan hutan tersebut.

Informasi yang dihimpun, praktik pengerusakan hutan terdeteksi telah berlangsung lama. Diperkirakan sudah banyak emas yang ditambang dari lokasi tersebut.

Pada awalnya, warga hanya memantau keberadaan lima ekskavator yang bekerja di lokasi. Namun, dalam waktu singkat jumlah alat berat pun terus bertambah.

Dari 12 alat berat itu, 10 berada di seberang sungai dan 2 terparkir di lokasi. Di lokasi penambangan juga ditemukan tenda untuk tempat para pekerja tambang emas ilegal.

Sayangnya, polisi tidak menemukan pengelola atau pengusaha tambang emas ilegal itu di lokasi. Tapi, jika polisi serius, bukan hal sulit untuk menangkap pengusahanya mengingat 7 pekerja berhasil diamankan.

Kabid Humas Polda Sumut membenarkan adanya intervensi terhadap petugas di lapangan. “Benar, ada yang berusaha mengambil alat berat yang telah diamankan petugas,” ujarnya.

Sementara itu Kapendam 1/BB Kolonel Asrul Harahap ketika dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp, Senin (02/03/2026) sore tidak merespon. Dichat juga tidak menjawab. (HB03)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini