Ngerii…Ngeriii..!! Tangkap Pengedar Sabu Multatuli, Ditres Narkoba Poldasu Dihujani Batu, Enam Orang Diangkut..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Mei 29, 2026
Ngerii…Ngeriii..!! Tangkap Pengedar Sabu Multatuli, Ditres Narkoba Poldasu Dihujani Batu, Enam Orang Diangkut..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

MEDAN, BERSAMA

Entah fenomena apa ini. Bukannya bersyukur, sejumlah warga malah “menghujani” polisi dengan batu kala menangkap pengedar sabu. Ngerii..!!

Itulah yang terjadi kala petugas Subdit II Ditres Narkoba Polda Sumut menggerebek sarang Narkoba di Jln Multatuli, Kel. Hamdan, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (28/05/2026).

Dalam oprasi itu, tim mencoba melakukan undercoverbuy kepada target sebanyak Rp100.000.

Usai membeli, petugas memberi kode kepada personil lainnya yang sudah berada di seputaran lokasi. Tim pun mengamankan seorang pelaku Fuanto Fransyah alias Apeng (40) warga Jln Multatuli, Kota Medan.

Dari tangan pelaku petugas mengamankan 1 plastik klip tembus pandang sabu seberat 2,45 gram bruto, 1 timbangan digital warna silver ,1 sekop sabu dari sedotan plastik, 8 plastik klip bening tembus pandang kosong, 1 dompet emas warna coklat dan uang tunai Rp50.000.

Namun, saat mengamankan Fuanto Fransyah, petugas mendapatkan perlawan dari keluarga dan masyarakat setempat. Mereka melemparkan batu ke arah petugas yang mengakibatkan pelaku berhasil melarikan diri.

Petugas yang dipimpin Kasubdit ll Ditres Narkoba Poldasu AKBP Hendrok kemudian meminta bantuan Brimob BKO dan Polsek Medan Kota.

Dengan kekuatan penuh, petugas kembali ke lokasi untuk mencari Fuanto Fransyah. Tapi pelaku sudah melarikan diri.

Petugas pun mengamankan orang yang terduga ikut melempari petugas dengan batu.Mereka adalah M Ridwan alias Duan, Deka Praneja alias Deka, Aldino Prayoga alias Yoga, Fajar Hariyadi alias Fajar, Rendi Ramadan alias Rendi dan Rahmad Zulham alias Rahmad.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andi Arisandi kepada kru media ini, Jumat (29/05/2026) sore, membenarkan kejadian itu.

“Iya benar. Di lokasi anggota kita dilempari, dan atas kejadian itu pelaku berhasil melarikan diri. Dari lokasi kita mengamankan 6 orang diduga pelaku penyerangan terhadap petugas,” kata Kombes Andi Arisandi.

Dari hasil pemeriksaan dan test urine, tambah Andi, ke 6 warga yang diamankan itu positif amphetamine.

“Usai pemeriksaan dan test urine semuanya positif mengonsumsi Narkoba. Kita juga masih memburu pelaku yang melarikan diri,” tegasnya. (HB-03)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini