<span;>MEDAN, BERSAMA
<span;>Sampai hari ini, Tim Gabungan Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumut dan Satuan Reskrim Polrestabes Medan masih melakukan penelusuran untuk mengetahui titik awal Kebocoran gas alam yang mengakibatkan ledakkan di perumahan Grand Polonia, Kec. Medan Polonia, Kota Medan, yang terjadi, Senin (20/07/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
<span;>Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara Kombes Pol Dr Ferry Walintukan mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menelusuri untuk mengetahui titik awal yang menyebabkan ledakkan tersebut.
<span;>“Saat ini masih kita lakukan penelusuran titik kebocoran tersebut,” ujar Kombes Ferry, Senin (27/7/2026), di ruang kerjanya.
<span;>Ditanyain lebih lanjut apa yang menjadi penyebab utama sehingga pihaknya kesulitan untuk menemukan titik kebocoran tersebut. Ferry menyebut karena kondisi struktur bangunan yang kokoh dan sulit untuk ditembus.
<span;>“Kendalanya dikarenakan kondisi pipa berada didalam bangunan, sehingga membutuhkan waktu untuk melakukan pencarian,” terangnya.
<span;>Perwira menengah polri itu mengatakan jika pihaknya harus berhati-hati untuk melakukan penggalian tersebut agar tidak menimbulkan kebocoran baru. “Tim harus hati-hati untuk melakukan penggalian agar tidak menyebab kebocoran baru,” ujarnya mengakhiri.
<span;>Untuk diketahui, akibat ledakan tersebut 3 orang terkonfirmasi meninggal dunia dan 4 orang lainnya luka-luka.
<span;>Adapun identitas dari korban yang meninggal dunia antara Jessica Anggi (36), istri dari pemilik rumah, Sinta Hiasinta Yanita Giawa (20), alamat Desa Sisobahili, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Beby sister pemilik rumah, Roswita Bupu (26) asisten rumah tangga pemilik rumah warga Desa Tongananga, Ratongamobo Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan meninggal dunia setelah kejadian.
<span;>Sementara untuk identitas yang mengalami luka-luka antara lain, Muhammad Wiwin Widodo (38) tukang bangunan alamat Jalan Lapangan Dusun VII Kota Medan. Wewen Ardiansyah (39), tukang bangunan alamat Jalan Anugerah IV no 29 Kota Medan. Yudha Maulana Hutabarat (35), kurir paket shopee warga perumahan paya sari permai dab saat ini masih dirawat di RS Siloam dan balita berumur 2 tahun yang merupakan anak dari pemilik rumah. (HB-03)