SIBIRUBIRU, BERSAMA
Sungai Seruai yang dijadikan tempat pembangunan Bendungan Lau Simeme berada di Kec. Sibirubiru, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, mulai dilakukan pengisian air (initial impounding), Kamis (17/09/2026).
Akibat bagian hilir bendungan mengalami kekeringan, warga yang berdomisili di Kec. Sibirubiru, memanfaatkan momen itu untuk melakukan pesta menangkap ikan ke sungai.
Dari amatan awak media ini, ratusan warga berbondong-bondong turun ke sungai membawa peralatan penangkap ikan seperti tangguk, jala, jaring bahkan ada yang membawa setrum listrik untuk menangkap ikan.
Beberapa jenis ikan seperti ikan Jurung, baung, can-can, nila, lele, ikan emas dan jenis ikan sungai lainnya berhasil ditangkap masyarakat.
“Ini baru pertama kali terjadi sungai Seruai mengalami kekeringan. Makanya saya menyempatkan momen ini untuk menangkap ikan,” kata Beru Sembiring warga Desa Sibirubiru.
Acara resmi pengisian awal air Bendungan Lau Simeme di Kecamatan Sibirubiru turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Pekerjaan Umum dan BBWS Sumatera II.
Bendungan ini memiliki peran penting bagi Deli Serdang dan Sumatera Utara, terutama dalam pengendalian banjir, penyediaan air baku, irigasi serta mendukung ketahanan pangan dan energi.
Dikabarkan, Bendungan Lau Simeme akan menyediakan alokasi air baku sebesar 1,5 meter kubik per detik dan mendukung kebutuhan irigasi sekitar 3.000 hektare di Daerah Irigasi Bandar Sidoras, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang.
Kehadiran Bendungan Lau Simeme nantinya juga bertujuan untuk memperkuat perlindungan masyarakat dari risiko banjir sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi di kawasan sekitarnya. (HB-04)