Salutt..!! Peralatan Minim: Polsek Tigapanah, Koramil, Manggala Agni dan Warga Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Pengambaten Karo..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Juli 7, 2025
Salutt..!! Peralatan Minim: Polsek Tigapanah, Koramil, Manggala Agni dan Warga Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Pengambaten Karo..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

TANAH KARO, BERSAMA

Sinergitas dan kerja keras personil Polsek Tigapanah, Manggala Agni, Koramil 02 Tigapanah dan pemerintahan Desa Pangambatan patut diacungi dua jempol

Di tengah minimnya peralatan dan sumber air, mereka tetap berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Gajah Bobok, Desa Pangambatan, Kec. Merek, Kab. Karo, Sumatera Utara.

Kebakaran pertama kali terdeteksi, Sabtu (04/07/2025) sekitar pukul 21.00 WIB melalui aplikasi pemantau hotspot Lancang Kuning. Menindak lanjuti deteksi tersebut, personel Polsek Tigapanah langsung berkoordinasi dengan petugas Manggala Agni, Koramil dan pemerintah desa guna melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi kejadian.

Kapolsek Tigapanah, AKP Dedi Syahputra Ginting, SH, menjelaskan, proses pemadaman dilakukan secara manual menggunakan pompa air, alat pemukul api, serta pembuatan sekat bakar untuk mencegah api merambat ke pemukiman dan lahan pertanian warga.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB keesokan harinya. Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 4 hektare. Untuk kerugian materi masih dalam pendataan bersama tim Manggala Agni, namun syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar AKP Dedi.

Meski pemadaman berhasil dilakukan, tim di lapangan menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan alat pemadam kebakaran, tidak adanya sumber air di lokasi, serta kondisi geografis dengan kemiringan yang cukup ekstrem mencapai 160°.

Kapolsek Tigapanah mengimbau seluruh warga khususnya yang tinggal di kawasan rawan Karhutla, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Sebab tindakan itu berbahaya dan melanggar hukum.

“Kami minta masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Ini sangat membahayakan keselamatan bersama, bisa mengancam pemukiman, merusak pertanian dan menimbulkan kerugian besar,” tegas AKP Dedi.

Polsek Tigapanah juga akan terus melakukan patroli dan pemantauan terhadap wilayah wilayah rawan karhutla, terutama selama musim kemarau.

“Kami siap bersinergi dengan semua pihak untuk mencegah terjadinya Karhutla. Namun, partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan upaya pencegahan ini,” pungkasnya. (HB-CW/LIN)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini