DARURAT..!! Ketua Granat Medan Ingatkan Polisi Jangan “Main Mata” dengan Bandar Judi dan Sabu di Sibolangit-Pancurbatu..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - September 9, 2026
DARURAT..!! Ketua Granat Medan Ingatkan Polisi Jangan “Main Mata” dengan Bandar Judi dan Sabu di Sibolangit-Pancurbatu..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

MEDAN, BERSAMA

Salah satu dari 8 Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto adalah pemberantasan narkoba dan perjudian. Tapi, di Sumut khususnya wilayah hukum Polrestabes Medan, sampai saat ini ditengarai paling rawan Narkoba.

Celakanya, aparat kepolisian sepertinya kurang berdaya. Di sejumlah lokasi khususnya daerah wisata Sibolangit dan Kecamatan Pancurbatu masih marak peredaran Narkoba dan perjudian.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak yang awalnya getol menggempur lapak-lapak perjudian dan Narkoba kini terlihat mulai “melempem”.

Kondisi ini pun mendapat tanggapan serius dari Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Medan, Raja Makayasa Harahap, SH.

“Kita semua sepakat bahwa narkoba musuh bersama. Narkoba sangat-sangat efektif merusak generasi muda. Narkoba bisa merusak segala lini karena itu harus diberantas sampai ke akar-akarnya,” kata Raja Makayasa Harahap.

Dia mendesak polisi tidak ragu dan takut. Jangan beri ruang sedikitpun, gempur barak-barak peredaran narkoba. “Polisi jangan bermain mata, jangan hanya pengguna yang ditangkap tapi harus mengejar sampai bandarnya. Bila polisi hanya menangkap pengguna atau bandar kelas teri niscaya peredaran narkoba tidak akan putus,” tegasnya.

Raja Makayasa Harahap meminta dukungan masyarakat memberantas peredaran narkoba. Polisi tidak akan mampu memberantas narkoba tanpa ada dukungan masyarakat. Namun, dukungan masyarakat jangan disalah gunakan oknum-oknumnya Polri untuk kepentingan pribadi.

Dia menilai ada fenomena yang berkembang dalam peredaran narkoba saat ini dengan kamuflase perjudian. Di mana ada lokasi perjudian dipastikan ada peredaran narkoba.

“Ibarat setali sisi mata uang bahwa sekarang ini perjudian tidak terlepas dari narkoba. Di mana ada mesin judi niscaya diduga ada penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.

Karena itu, Raja Makaysasa Harahap mendesak polisi menutup lokasi-lokasi perjudian. “Polisi jangan takut walau kemungkinan diduga bos judi dan bandar besar narkoba dekat dengan oknum-oknum petinggi aparat hukum. Tapi saya yakin masih lebih banyak polisi yang anti. Karena itu kita berharap polisi tidak boleh takut dengan bandar narkoba dan judi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, arena perjudian dan narkoba di wilayah Kecamatan Sibolangit dan Kecamatan Pancurbatu semakin menggurita.

Sedikitnya ada sembilan lokasi perjudian dan peredaran narkoba antara lain, di Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit dan Kecamatan Pancurbatu, Kab Deli Serdang yang notabene wilayah hukum Polsek Pancurbatu dan Polrestabes Medan.

Ironisnya, arena perjudian sekaligus peredaran narkoba itu seolah mendapat restu dari pihak kepolisian. Teranyar disebut-sebut seorang oknum perwira di Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut berinisial S mendapat jatah mingguan. (HB-03)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini