MEDAN, BERSAMA
Baca Juga:
Kasus Kades Ajibaho R Tarigan menjual barang bukti sitaan Kejagung yakni bangunan pabrik kelapa sawit PT KPN di Desa Ajibaho, Kec. Sibiru-biru, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, rupanya sudah menjadi atensi Kejari Deli Serdang.
Hal itu diungkapkan Kepala Inspektorat Pemkab Deli Serdang, Edwin Nasution, saat diminta kru harianbersama.com tanggapannya melalui WhatsApp, Rabu (28/10/2026).
"Kasus itu sudah diatensi Kejari karena bangunan eks PKS itu sitaan Kejagung," kata Edwin Nasution.

Edwin juga mengaku pihaknya tidak ada memeriksa Kades Ajibaho. "Itu sudah delik pidana, jadi tidak masuk ke ranah inspektorat," jelasnya.
Namun, pernyataan Edwin Nasution bahwa kasus itu sudah diatensi Kejari Deli Serdang masih misterius.
Soalnya, Kajari Deli Serdang, Sapta Putra, SH, saat dikonfirmasi harianbersama.com melalui WhatsApp, Rabu (28/10/2026) sore malah bungkam. Terlihat centang dua hitam.
Setali tiga uang, Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan alias Aci yang dikonfirmasi melalui WhatsApp di hari yang sama, juga ikut-ikutan tutup mulut.
Seperti diketahui, aksi R Tarigan Kades Ajibaho, Kec. Sibiru-biru, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, yang terduga menjual bangunan PKS PT KPN, rupanya mendapat perhatian dari Kejatisu.

Soalnya, tanah berikut bangunan pabrik tersebut merupakan barang bukti yang disita Kejagung dalam kasus tindak pidana ekspor CPO ilegal.
Saat ini kondisi bangunan pabrik PKS PT KPN sudah rata dengan tanah. Tabung-tabung besar tempat penyimpanan CPO dan tiang besi penyangga pabrik ludes semua.
Para "rayap besi" yang "menggerogoti" bangunan pabrik pun pesta pora. Mereka mengaku bisa masuk dan mengambil bangunan pabrik itu setelah membayar kepada Kades Ajibaho.
Negosiasinya pun terbilang cepat. Setelah Kades memperlihatkan bangunan yang dijual, Kades menanyakan kepada "rayap besi" berapa mereka berani membayar. Setelah angkanya cocok dan disetujui Kades, "rayap besi" ini pun beraksi.
Kabarnya, para "rayap besi" ini ada yang menjual kepada penadah di kawasan Kanal, Marindal, ada yang di Pasar 9, Kec. Sibiru-biru dan tempat lainnya.
Kabar terkini diperoleh menyebutkan sudah ada korban tewas di lokasi terduga terjatuh saat memotong bangunan pabrik. (HB-02/HB-06)
, harianbersama -
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News