Pilih Tebang Tertibkan Baliho..!! Bupati Deli Serdang “Diwarning” DPRD agar Berlaku Adil..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Mei 5, 2025
Pilih Tebang Tertibkan Baliho..!! Bupati Deli Serdang “Diwarning” DPRD agar Berlaku Adil..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

DELI SERDANG, BERSAMA

Pemkab Deli Serdang yang dikomandoi Bupati, dr H Asri Ludin Tambunan, diingatkan agar tidak tebang pilih dalam menertibkan baliho maupun reklame.

“Jika penertibannya tebang pilih apa lagi tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pemilik atau vendor, maka penertiban baliho yang dilakukan tim terpadu patut dicurigai ada kepentingan tertentu,” tegas Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, Kuzu Serasi Wilson Tarigan, SE, seperti dilansir Waspada, Senin (05/05/2025).

Kuzu mengaku mengapresiasi apa yang dilakukan Tim Terpadu untuk menertibkan baliho, papan reklame maupun bilboard yang tidak memiliki izin.

Namun, menurutnya, sebelum menertibkan baliho hendaknya memberitahukan pemilik bilboard atau vendornya guna memastikan apakah sudah memiliki izin atau belum.

Jika ditemukan belum mengurus izin, Kuzu berharap dilakukan pendekatan agar pemilik baliho diberi kesempatan membayar tagihan pajak terutangnya. “Tokh, niatnya kan untuk peningkatan PAD,” ungkapnya.

Dia menyatakan mendukung aksi penertiban baliho yang tidak memiliki izin atau kadaluarsa. Sebab baliho ilegal mengurangi potensi pendapatan dari retribusi yang seharusnya masuk ke kas daerah.

Dengan penertiban reklame liar itu, dia berkeyakinan bisa menjadi motivasi bagi para wajib pajak untuk disiplin membayar kewajibannya. Namun, dia berharap jangan sampai tebang pilih menyebabkan pemasang iklan jadi korban.

Dia mencontohkan, ada kalanya di suatu tempat penertiban baliho sangat ketat bagi yang menyalahi Perda, namun di tempat lain tetap berdiri tegak sekalipun sudah melanggar aturan.

Seperti yang terjadi dekat kantor bupati Deli Serdang tepatnya di jembatan penyeberangan yang “disulap” menjadi bilboard dan terpasang gampar bupati dan wakil bupati Deli Serdang, tapi tidak ditindak.

Kuzu pun menilai penertiban yang dilakukan tim terpadu berbau kepentingan. Tidak murni untuk menegakkan Perda.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Marjuki, SSos, MAP, membantah tim terpadu tebang pilih dalam menertibkan reklame. Termasuk bilboard yang terpasang di jembatan penyeberangan tersebut.

“Ya sudah, kita akan tindaklanjuti secepatnya. Gak ada tebang pilih,” katanya. (***/HB01)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini