Gawat Kali Pall..!! Dadu Putar di Karo Mulus Terduga Dipelihara Polisi, Ada Korban Tewas Dibantai di Lokasi Judi..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Juni 1, 2026
Gawat Kali Pall..!! Dadu Putar di Karo Mulus Terduga Dipelihara Polisi, Ada Korban Tewas Dibantai di Lokasi Judi..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

TANAH KARO, BERSAMA

Masalah perjudian di “Bumi Turang” Tanah Karo Simalem tak ada habisnya. Sempat “tiarap” beberapa saat, kini bisnis penjudian di kabupaten berhawa sejuk itu kembali tumbuh subur.

Pun meresahkan masyarakat namun polisi diam saja. Sejauh ini tidak ada tindakan nyata sehingga menimbulkan praduga polisi memelihara judi.

Lihat saja judi dadu putar di Jalan Besar Tiga Jumpa – Desa Paribun, Kec. Barus Jahe, Kab. Karo, Sumatera Utara.

Meski lapak judi dadu tersebut meresahkan warga sekitar seperti Desa Suka Julu, Barus Jahe, Paribun, Tiga Jumpa dan Rumah Rih, namun perjudian yang sudah berlangsung satu bulan itu dibiarkan saja.

Melihat adanya pembiaran oleh polisi, sejumlah warga yang ditemui di lapangan Desa Tiga Jumpa pun geram. Mereka meminta polisi segera menangkap panitia judi, pemain dan pemilik lapak tersebut.

“Sudah sebulan main itu bang. Gak mungkin polisi gak tahu,” tambah warga Barus Jahe berinisial SB saat ditemui di warung kopi jalan menuju Desa Paribun, kemarin.

“Kalau memang polisi tidak segera bertindak tegas menangkap semua pelaku judi itu, maka kami masyarakat yang akan menutupnya dengan cara kami sendiri,” tandasnya.

Kapolsek Barus Jahe AKP Budi Edwin Naibaho yang dikonfirmasi, Minggu sore (31/05/2026) tidak banyak berkomentar. “Terima kasih atas infonya,” kata Kapolsek.

Sementara itu diperoleh kabar seorang warga tewas dikeroyok di lokasi judi dadu kopyok di Desa Perbesi, Kec. Tiga Binanga, Kab. Karo, Sabtu malam (28/05/2026). Pria warga Perbesi itu ditemukan tewas di belakang kantor Desa Perbesi.

Menurut kabar yang beredar, korban tewas setelah terlibat keributan dengan sejumlah pria di lapak judi dadu kopyok yang kemudian mengeroyoknya

Kepala Desa Perbesi Matius saat dikonfirmasi bungkam. Sedangkan Kapolsek Tiga Binanga AKP Codet Tarigan, SH, ketika dikonfirmasi mengaku masih menyelidikinya.

“Saat ini kami masih bekerja untuk penanganannya, sabar ya,” ujar AKP Codet Tarigan. (HB-18)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini