BANGUN PURBA, BERSAMA
Ratusan massa dari Desa Parguroan mengepung rumah dinas camat Bangun Purba, Senin (01/06/2026) sejak pukul 17.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB mereka belum beranjak.
Massa menuntut Camat Bangun Purba Bobby Arianto bertemu dengan mereka, tapi camat tidak berani keluar walaupun aparat kepolisian dan TNI banyak berjaga-jaga.
Massa menyesalkan sikap Camat Bobby Aryanto dalam pemilihan Kepala Desa yang akan dilaksanakan, Selasa (02/06/2026).
Soalnya, Senin (01/06/2026), Camat Bobby turun ke Dusun Ujung Bulan, Desa Parguroan bersama isterinya dan mendatangi warung kopi yang dipenuhi masyarakat.
Saat itulah Camat Bangun Purba Bobby Aryanto langsung mengkampanyekan salah seorang Cakades. Jangan lupa besok pilih Cakades nomor urut 01, katanya.
Kemudian camat menyerahkan bantuan mesin pompa air kepada masyarakat yang diduga disediakan oleh Cakades 01.
Perlakuan camat tidak netral itulah yang menimbulkan protes dan amarah masyarakat sehingga mereka ramai-ramai mendatangi rumah dinas Clcamat di Bangun Purba.
Tapi camat tidak berani menemui masyarakat yang sedang marah. Karena masyarakat semakin banyak mengepung rumah dinas camat, tiba-tiba saja lampu padam atau dipadamkan.
Walau lampu sudah padam, massa masih saja berteriak minta camat menemui mereka. Suasana benar-benar kacau.
Massa mengutuk perilaku Camat Bobby yang berpihak. Aparat keamanan belum bisa meredakan amarah massa.
Masyarakat juga meminta bupati Deli Serdang segera mencopot Camat Bangun Purba Boby Aryanto dan meminta agar panitia Pilkades mendiskualifikasi calon Kades nomor urut 01, karena telah menggunakan camat selaku pejabat pemerintah sebagai tim suksesnya. (HB-20)