MEDAN, BERSAMA
Kapolsek Deli Tua AKP Kenedy Sitompul memang beda. Baru menjabat April 2026, Kapolsek terlihat sering memimpin apel anggota.
Tapi, celakanya, boro-boro masyarakat merasa aman dan nyaman, begal malah gentayangan di wilayah hukumnya.
Kasus yang menimpa Heri Febri Yadi, contohnya. Remaja berusia 13 tahun ini kehilangan sepeda motornya setelah dibegal 3 pria di jalan di Desa Kedai Durian, Kec. Deli Tua, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara.
Awalnya, Heri mengendarai sepeda motor Honda Beat hendak membeli minyak tanah ke warung karena disuruh ibunya, Sabtu (30/05/2026) sekira pukul 17:00 WIB.
Setibanya di Jalan Kolam, Heri dicegat 3 orang yang mengendarai dua sepeda motor. Awalnya pelaku bertanya lokasi lapangan futsal LM. Heri pun menjawab tidak tahu.
Tiba-tiba salah satu pelaku mengaku kakaknya ditampar seseorang yang sepeda motornya mirip dengan yang dikendarai Heri.
Lalu, pelaku mengajak Heri ke suatu tempat untuk menemui kakaknya guna memastikan. Dengan polosnya karena merasa tidak melakukan, Heri pun mengikuti kehendak pelaku.
Korban pun dibawa ke Jln Perwira, Deli Tua. Pelaku pun meminta korban memarkirkan kendaraan agar dibonceng motor pelaku untuk menemui kakaknya. Kemudian, pelaku lain mengambil kunci motor korban untuk dijaga.
Belum jauh berjalan, korban disuruh turun dan diminta menunggu sebentar. Setelah lama menunggu tapi pelaku tak kelihatan lagi, korban pun berjalan menuju lokasi parkir sepeda motornya.
Begitu sampai, korban kaget motornya sudah tidak ada. Begitu juga pelaku yang mengaku menjaga motornya.
“Anak saya semacam dituduh menampar keluarganya, habis itu disuruh ikut. Setelah ikut, sepeda motornya dibawa kabur oleh pelaku,” kata Maya, Selasa (02/05/2026).
Setelah kejadian, pihak korban melaporkan kasus ini ke Polsek Deli Tua dengan bukti laporan LP/B/228/VI/2026/Polsek Deli Tua.
Mereka berharap polisi segera menangkap pelaku dan menemukan kembali motornya.
Sementara itu, Kapolsek Deli Tua AKP Kenedy Sitompul yang dikonfirmasi wartawan melalui panggilan WhatsApp, Selasa (02/06/2026) mengaku belum mengetahui kejadian itu. “Belum tahu saya, kapan kejadiannya itu ya,” ujar Kenedy. (HB-03)