Dorr..!! Kamar Rumah Dinas Wakil Bupati Deli Serdang Ditembak..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Juni 16, 2026
Dorr..!! Kamar Rumah Dinas Wakil Bupati Deli Serdang Ditembak..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

LUBUK PAKAM, BERSAMA

Kamar Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo di rumah dinas di kompleks perkantoran Kecamatan Lubukpakam ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK).

Terkait peristiwa tersebut, polisi saat ini sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sedang menyelidiki pelakunya.

Kasi Humas Polresta Deli Serdang, Iptu J. M. Gabe Napitupulu, mengatakan setelah kejadian tersebut pihaknya melakukan pengecekan di lokasi kejadian dan menemukan serpihan kaca.

“Tim sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan dua serpihan pecahan kaca,” kata Gabe, seperti dilansir detik, Selasa (16/06/2026).

Gabe menyebut pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Dia meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dalam peristiwa ini dan bersabar karena kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian.

Gabe menyebut pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Dia meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dalam peristiwa ini dan bersabar karena kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian. “Pelaku masih dalam penyelidikan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, kamar Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo di Rumah Dinas diduga ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK) di Kompleks perkantoran di Kecamatan Lubukpakam. Lom Lom pun membuat laporan ke polisi terkait peristiwa itu.

Politikus Gerindra ini mengatakan awalnya dia mengetahui jendelanya pecah pada Minggu (14/6) dini hari. Saat itu, Lom Lom baru pulang dari kegiatan di Kecamatan STM Hulu.

“Saya dapati kaca jendela saya pecah dari dalam kamar itu jam 00.30 WIB setelah saya pulang dari kegiatan di STM Minggu (dini hari),” kata Lom Lom Suwondo saat dihubungi, Selasa (16/06/2026).

Pada pagi harinya, Lom Lom melihat sisi luar jendela pecah dengan kondisi bulat. Lom Lom kemudian membuat laporan karena merasa bentuk intimidasi dan kekerasan.

“Besok pagi hari saya lihat ternyata dari sisi luar itu bulat masuk, sehingga saya putuskan buat laporan ke polisi karena ini terkait dengan intimidasi dan kekerasan,” ucapnya.

Lom Lom menduga jika tembakan tersebut bukan peluru nyasar. Sebab ketinggian pagar rumah dinasnya mencapai 2,5 meter.

“Antara pagar rumah dinas saya kan tinggi 2,5 meter, jadi itu tak mungkin peluru nyasar, itu memang diperkirakan ditembak dari jarak kurang lebih 20 meter,” ujarnya.

Ia berharap agar kepolisian mengungkapkan peristiwa soal dugaan penembakan ini. Pihak kepolisian disebut sudah melakukan olah TKP. (***)

Tinggalkan Komentar

Tag

close
Banner iklan disini