<span;>DELI SERDANG, BERSAMA
<span;>Bos judi dadu putar yang satu ini terbilang cerdik. Berharap tidak terpantau polisi, dia membuka lapak judi di Desa Rambai, Kec. STM Hilir, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara. Lokasinya jauh masuk ke dalam dari jalan utama Tiga Juhar-Deli Tua.
<span;>Saat ini lapak judi tersebut dibanjiri para pemain. Bahkan pemain judi dari luar daerah juga banyak yang datang. Lapak judi itu beroperasi 24 jam non stop.
<span;>Gawatnya lagi, meski sudah beroperasi sekitar dua minggu, Polsek Talun Kenas maupun Polresta Deli Serdang tidak ada yang bertindak. Polisi terkesan tenang-tenang saja, sementara masyarakat sudah meradang.
<span;>”Kalau tidak segera ditangkap polisi, kami masyarakat dalam waktu dekat yang akan bertindak. Sejumlah ibu-ibu sudah siap di garda terdepan untuk mengobrak-abrik lapak judi tersebut,” kata seorang warga mengaku Merga Tarigan.
<span;>Menurutnya, tindakan seorang emak-emak di Labuhan Batu yang mendatangi barak sabu-sabu dan viral di media sosial, perlu dicontoh oleh daerah lain.
<span;>”Tindakan emak-emak itu perlu ditiru di daerah lain. Sebab kalau berharap kepada polisi untuk menangkap bandar dan pelaku Narkoba serta judi, sudah seperti pungguk merindukan bulan,” ujarnya.
<span;>Karena itu, ungkapnya, dia bersama sejumlah kaum Adam lainnya sudah berunding dengan emak-emak di desanya untuk menggerebek dan membakar lapak judi dadu putar tersebut. “Kita lihat aja nanti seperti apa,” tukasnya. (RED)