<span;>MEDAN, BERSAMA
<span;>KPK dan kejaksaan didesak turun tangan menyelidiki tindak tanduk Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan alias Aci dan jajarannya “menghambur-hamburkan” uang yang tidak berdampak positif bagi rakyat.
<span;>Desakan itu datang dari Ketua Umum DPP Pujakesuma, Eko Sopianto dan Ketua Harian LSM TKN Kenziro Sumut, Sastra Sembiring, kemarin.
<span;>”Apa yang dilakukan bupati dan jajaran tak berpihak sama sekali terhadap kepentingan rakyat. Rakyat dipaksa bayar pajak agar tuntutan rakyat dipenuhi. Sementara bupati dan jajarannya “menghambur-hamburkan” uang yang tak bermanfaat postif terhadap kepentingan masyarakat,” tandas Eko yang juga dikenal sebagai seorang aktivis ini.
<span;>Karena itulah Eko mendesak KPK dan kejaksaan memeriksa Bupati Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan alias Aci dan jajarannya.
<span;>”Jika KPK dan kejaksaan tidak turun tangan, maka kami akan menggelar aksi demo besar-besaran agar aparat penegak hukum tidak menutup mata dan telinganya,” tegas Eko Sopianto.
<span;>Dukungan kepada KPK dan kejaksaan untuk memeriksa Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan, juga datang dari Ketua Harian LSM TKN Kenziro Sumut, Sastra Sembiring.
<span;>”Sudah saatnya KPK dan kejaksaan “turun gunung” memeriksa bupati Deli Serdang karena kerap melakukan pemborosan anggaran yang tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
<span;>Sastra menilai, bupati Deli Serdang juga terduga melakukan insubordinasi (pembangkangan atau perlawanan) terhadap perintah Presiden Prabowo.
<span;>”Presiden Prabowo sudah jelas dan tegas menginstruksikan kepala daerah di seluruh tanah air untuk melakukan efesiensi anggaran, terlebih terhadap kegiatan yang tidak bermanfaat untuk masyarakat. Tapi bupati Deliserdang malah kerap “menghambur-hamburkan angggaran yang tidak berdampak positif bagi rakyat. Inikan pembangkangan namanya,” kata Sastra.
<span;>Lihat saja, sambung Sastra, di saat kesulitan ekonomi saat ini bupati malah menyewa mobil dinas listrik dengan angka yang fantastis. Padahal mobil dinas yang lama masih sangat layak pakai.
<span;>Langkah bupati ini pun rupanya diikuti jajarannya dengan menggelar Bimtek di Hotel Berastagi Cottage di Kab. Karo, yang infonya hotel milik keluarga Bupati Asri Ludin Tambunan.
<span;>”Kondisi ini jelas bertentangan dengan upaya Pemkab Deli Serdang untuk menggenjot PAD dan menumbuhkan perekonomian daerahnya. Sebab, Bimtek justru dilakukan di kabupaten lain. Belum lagi Pemkab Deli Serdang mengucurkan dana Rp 6 miliar untuk acara HUT APKASI,” ungkapnya.
<span;>”Kami tidak tinggal diam dan akan melakukan gebrakan agar KPK dan kejaksaan turun ke Pemkab Deli Serdang melakukan pemeriksaan terhadap bupati dan jajaarannya,” kata Sastra. (HB-03/HB-02)