DELI SERDANG, BERSAMA
Video tangisan seorang ibu yang anaknya terduga dikriminalisasi Polresta Deli Serdang, rupanya “mengguncang” gedung parlemen di Senayan, Jakarta.
Terharu atas jerit tangis sang ibu, Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, menyatakan akan melakukan pengecekan ke Polresta Deli Serdang.
“Saya akan cek ke Polresta Deli Serdang,” kata Mangihut Sinaga melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, Senin (27/04/2026) pagi.
Sikap responsif dari Mangihut Sinaga ini tentu membuat orang tua terduga korban kriminalisasi sedikit lega. Kaum ibu ini benar-benar merasa diperhatikan oleh wakilnya yang duduk di Komisi III DPR RI.
“Terima kasih kami ucapkan kepada bapak Mangihut Sinaga yang menaruh perhatian terhadap kami rakyat jelata. Ini sebuah karunia luar biasa bagi kami yang buta hukum dan tidak punya beking selain wakil rakyat,” kata Rina Sari Beru Sembiring ibunda Fery yang saat ini mendekam di sel tahanan Polresta Deli Serdang bersama dua temannya.
Kasus ini bermula ketika Fery (25), temannya Faisal (19) dan Arya (26) dituduh melakukan penganiayaan pada 10 April 2026 lalu.
Menurut Rina Sari Beru Sembiring, kala itu anaknya Fery hendak mengambil paket di Desa Bandar Meriah. Namun di jalan dekat PT Lonsum ada sekuriti dan Brimob.
“Anakku dimobnya. Di lokasi itu memang ramai anak-anak muda. Lalu anakku putar balik sambil bertanya kenapa dia dimob. Tapi sekuriti langsung membalas dengan kata-kata menantang. Apa kau, enggak senang,” beber Rina.
“Saat itu karena ramai anak-anak muda di situ, terjadilah lempar-lemparan pasir atau tanah antara anak-anak itu. Namun kena ke sekuriti itu, tapi anakku tidak ada melempar. Tapi tiba-tiba sekarang anakku malah ditangkap dan ditahan,” kata Rina.
“Lagi pula, apa mungkin anakku berani menganiaya sementara ada Brimob yang mendampingi sekuriti itu. Logikanya tidak akan berani. Makanya saya menduga anak saya dikriminalisasi,” tandasnya.
Rina menambahkan, kejadian itu sudah dua bulan lalu. “Selama ini tidak ada surat panggilan apapun yang datang kepada anakku dan temannya, tapi kok tiba-tiba saja anakku ditangkap dan dipenjarakan,” ucapnya.
Saat diperiksa pun, sambung Rina, penyidik tidak pernah bertanya apakah anaknya mau didampingi kuasa hukum atau tidak. Semua terkesan cepat dan seperti istimewa,” ujarnya.
Kapolresta Deli Serdang Kombes Hendria Lesmana yang dikonfirmasi kru media ini, Jumat (24/04/2026) sore tidak merespon. (HB-03)