SIBIRU-BIRU, BERSAMA
Suasana mencekam terjadi di kawasan Tanah Mujur, Desa Sidomulyo, Kec. Sibiru-biru, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (26/04/2026) sekira pukul 03.00 WIB.
Sekitar 27 orang geng motor bersenjata tajam mengamuk dan menghancurkan mobil Bripda Fadil anggota Polsek Patumbak. Bagian bemper depan hingga sayap rusak berat.
Dua hari sebelumnya, sekelompok geng motor berpakaian sekolah yang dicorat-coret terduga baru siap ujian, juga membuat keributan di Sibiru-biru.
Sebelum diamankan warga bersama petugas, geng motor ini kabarnya sempat menghajar sopir sebuah Angkot. Tidak diketahui apakah ke dua geng motor ini kelompok yang sama atau tidak.
Yang jelas kondisi mobil Bripda Fadil rusak berat dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk memperbaikinya.
Kasus ini bermula ketika 27 orang geng motor yang terdiri dari anak-anak yang masih remaja, berkumpul di kawasan Tanah Mujur.
Sekitar pukul 03.00 WIB, kelompok geng motor ini mulai bergerak. Saat itu Bripda Fadil dan temannya kebetulan sedang melintas. Posisi mereka kala itu di belakang rombongan geng motor tersebut.
Melihat gelagat yang kurang baik apalagi malam itu adalah malam minggu, Bripda Fadil dan temannya memutuskan membuntuti perjalanan geng motor tersebut.
Rupanya, kelompok geng motor ini tidak senang dibuntuti. Mereka pun berhenti dan langsung menyerang mobil Fadil menggunakan senjata tajam.
Pun nyawanya terancam, namun jiwa pengayom dan pelindung masyarakat yang telah tertanam di diri Fadil membuatnya tidak tinggal diam.
Bersama temannya Fadil pun melawan. Sekitar 11 orang geng motor bersama senjata tajam diamankan. Mereka kemudian dibawa ke rumah Kadus Banjaran.
Disaksikan warga dan Babinsa, para geng motor itu mengaku masih pelajar SMA dan SMK di sekolah Yapim Sibiru-biru. Para orang tua geng motor itu juga sempat dipanggil sebelum diserahkan ke Polsek Sibiru-biru. (HB-12)