MEDAN, BERSAMA
Viral lagu “Siti Mawarni” membuat Polda Sumut gerak cepat (Gercep) memburu pelaku Narkoba. Hasilnya pun cukup memuaskan.
Dalam sehari Ditres Narkoba Poldasu menggagalkan peredaran 72 Kg sabu dan 151 Kg ganja berikut menangkap 5 tersangka, Minggu (26/04/2026).
“Barang bukti 72 kilogram sabu-sabu dan 151 kilogram ganja disita dari pengungkapan tiga kasus dalam sehari dengan 5 orang tersangka,” jelas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan didampingi Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Andy Arisandi saat rilis pengungkapan kasus di Aula Tribrata, Rabu (29/04/2026).
Ferry menyebut, penyitaan barang bukti narkotika itu telah menyelamatkan jiwa generasi bangsa. “Sekitar 813 ribu jiwa terselamatkan dari bahaya narkoba,” sebut Kombes Ferry.
Sementara Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut menjelaskan, awalnya pihaknya melakukan pengungkapan 22 kg sabu yang dibawa seorang kurir berinisial M warga Aceh. Tersangka ditangkap di perkiran salah satu mal di Jln Gagak Hitam/Ringroad, Medan, Minggu (26/04/2026).
Dalam aksinya, tersangka menyembunyikan sabu di dalam tangki mobil yang sudah dimodifikasi. Tangki dibuat menjadi tiga bagian. Sisi kanan dan kiri tempat sabu, sedangkan tengah Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Tersangka mengaku sudah empat kali menjadi kurir. Modusnya tinggalkan mobil di parkiran,” ungkap Kombes Andi.
Pengungkapan kedua, dilakukan di Jalan Lintas Pematang Siantar. Polisi mengamankan satu orang tersangka berinisial MA, sebagai sopir travel dengan barang bukti 151 kg ganja yang dibawa dari Kabupaten Madina, Minggu (26/04/2026).
Keberhasilan ketiga, menggagalkan peredaran 50 kg sabu di Rokan Hilir, Riau dengan tiga orang tersangka, S (28), E (26) dan I. Tersangka S dan E berperan sebagai koordinator yang menjemput sabu di perairan Malaysia.
“Sedangkan tersangka I berperan sebagai sopir yang membawa sabu ke Medan,” terangnya.
Dia menambahkan, pihaknya masih mengembangkan kasus itu untuk memburu pelaku lain hingga penadah barang haram tersebut.
Dalam kegiatan rilis pengungkapan kasus narkoba tersebut, turut dihadirkan penyebar luas lagu tentang narkoba, “Siti Mawarni”, Amin Harahap.
“Saya hanya mengaransemen lagu sebagai ungkapan dari keresahan hati saya dengan narkoba. Saya punya anak,” ujarnya. (HB-03)